Polda Lampung Siapkan 80 Pos Pengamanan untuk Mudik Lebaran 2026

Polda Lampung siapkan 80 pos dan 1.770 personel untuk jamin keamanan dan kelancaran arus mudik Lebaran 2026 di provinsi tersebut….

kenapa RTP bisa naik turun

Kepolisian Daerah (Polda) Lampung telah mengumumkan kesiapan mereka dalam mengantisipasi arus mudik Lebaran 2026. Rencananya, sebanyak 80 pos akan disiagakan di berbagai titik strategis di seluruh provinsi. Rinciannya terdiri dari 60 pos pengamanan dan 20 pos pelayanan.

Pos Terpadu di Bakauheni

Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, menjelaskan bahwa selain pos-pos tersebut, akan dibentuk satu pos terpadu di Pelabuhan Bakauheni. Pos ini berfungsi sebagai pusat kendali operasi untuk mengatur dan memantau pergerakan arus mudik yang melalui gerbang utama Sumatera itu.

Kesiapan Personel Gabungan

Untuk mendukung operasi pengamanan skala besar ini, Polda Lampung telah menyiapkan sekitar 1.770 personel kepolisian. Kekuatan ini akan diperkuat oleh dukungan dari berbagai instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Kesehatan, Badan SAR Nasional (Basarnas), dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

“Ribuan personel gabungan ini akan diterjunkan untuk mengawal masyarakat mulai dari bulan Ramadan hingga puncak Hari Raya Idul Fitri. Pendekatan kami akan fokus pada langkah-langkah preventif dan preemtif untuk mencegah gangguan sebelum terjadi,” tegas Helfi Assegaf.

Pengamanan Tempat Ibadah dan Wisata

Pengamanan tidak hanya difokuskan pada jalur transportasi dan pos-pos mudik. Polda Lampung juga akan mengerahkan personel untuk mengamankan lokasi-lokasi ibadah dan wisata selama hari raya.

“Kami memperkirakan ada sekitar 2.066 lokasi salat Id yang harus diamankan. Selain itu, 209 objek wisata di Provinsi Lampung juga akan mendapatkan perhatian khusus untuk memastikan kenyamanan dan keamanan pengunjung,” tandas Kapolda.

Dengan persiapan yang matang ini, Polda Lampung berkomitmen untuk memberikan pengawalan terbaik bagi para pemudik, sehingga perjalanan pulang kampung dan kembali dapat berlangsung dengan aman dan lancar.